Pengabdian Kepada Masyarakat, Prodi S1 Kesehatan Masyarakat UFDK Kunjungi Wilayah Terdampak Bencana

Pengabmas kesmas

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Fort de Kock Bukittinggi pada tanggal 7 Desember 2025 merupakan bentuk kepedulian akademisi terhadap masyarakat terdampak bencana di Kecamatan IV Koto. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pemulihan kondisi sosial dan kesehatan masyarakat pasca bencana di tiga nagari, yaitu Nagari Koto Tuo, Nagari Balingka, dan Nagari Sungai Landia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah nagari dan tokoh masyarakat setempat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini meliputi bantuan sembako dan non-sembako yang ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. Paket sembako berisi bahan pangan pokok, sedangkan bantuan non-sembako mencakup kebutuhan harian yang mendukung kelangsungan hidup dan kebersihan keluarga. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada warga, dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan, transparansi, dan kepedulian terhadap kelompok rentan seperti lansia, ibu, dan anak-anak.

Selain bantuan kebutuhan dasar, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menyalurkan bantuan sarana air bersih sebagai upaya mendukung pemulihan kesehatan lingkungan pasca bencana. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat untuk keperluan konsumsi, sanitasi, dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Bantuan sarana air bersih ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit menular serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah terdampak.

Pengabmas kesmas Pengabmas kesmas

Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Fort de Kock Bukittinggi juga memberikan bantuan uang saku kepada siswa yang terdampak bencana di Kecamatan IV Koto. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak pasca bencana, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan siswa tetap memiliki semangat untuk bersekolah dan tidak terhambat dalam memenuhi kebutuhan dasar pendidikan mereka.Total bantuan/donasi yang diserahkan sekitar 20.000.000 rupiah,dalam bentuk sembako,non sembako ,bantuan dana pembelian sarana air bersih dan uang saku siswa terdampak bencana.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan masyarakat pasca bencana melalui pendekatan kesehatan masyarakat dan sosial. Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Fort de Kock Bukittinggi berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pada situasi darurat dan pasca bencana, melalui kegiatan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Pengabmas kesmas Pengabmas kesmas