Bukittinggi – Universitas Fort De Kock (UFDK) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan sukses menyelenggarakan The 2nd International Conference of Fort De Kock University (2nd ICOF) yang berlangsung selama dua hari, pada 22–23 Mei 2026, bertempat di Hall Serba Guna Universitas Fort De Kock. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen UFDK dalam memperkuat budaya akademik serta memperluas jejaring kolaborasi global di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Pelaksanaan 2nd ICOF 2026 mendapat sambutan yang sangat antusias dari berbagai kalangan. Selain dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat, Bapak Mahyeldi Ansharullah, tercatat lebih dari 600 peserta mengikuti konferensi ini yang berasal dari kalangan profesional, dosen, peneliti, mahasiswa, serta masyarakat umum. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat akademik terhadap Universitas Fort De Kock sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berdaya saing internasional.


Kembali hadir sebagai ruang kolaborasi akademik dan pertukaran gagasan global, ICOF 2026 menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk bersama-sama membahas berbagai isu strategis, inovasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan di era kontemporer. Beragam hasil penelitian, pengalaman praktis, dan gagasan inovatif dipresentasikan dalam forum ini sehingga mampu mendorong lahirnya solusi yang relevan terhadap tantangan pembangunan dan perkembangan masyarakat modern.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi ilmiah yang menghadirkan pembicara dan pemakalah dari berbagai latar belakang keilmuan. Diskusi yang berlangsung secara aktif tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat antar institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.


Keberhasilan penyelenggaraan The 2nd International Conference of Fort De Kock University (2nd ICOF) menjadi bukti nyata bahwa Universitas Fort De Kock terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang mampu menghadirkan forum ilmiah berkualitas dan berstandar internasional. Momentum ini sekaligus memperkuat posisi UFDK sebagai institusi yang aktif mendorong terciptanya kolaborasi lintas disiplin ilmu serta menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Penyelenggaraan 2nd ICOF 2026 juga sejalan dengan visi Universitas Fort De Kock untuk menjadi universitas unggul yang berdaya saing global, berlandaskan inovasi, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan internasional seperti ICOF, UFDK terus memperluas jejaring kemitraan, meningkatkan kualitas penelitian, serta menghadirkan atmosfer akademik yang mampu melahirkan lulusan dan karya-karya yang kompetitif di tingkat dunia.
Dengan suksesnya penyelenggaraan The 2nd International Conference of Fort De Kock University (2nd ICOF), Universitas Fort De Kock kembali membuktikan eksistensinya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga menjadi pusat pertukaran pengetahuan dan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa serta masyarakat global. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UFDK dan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan cita-cita sebagai universitas unggul yang diakui di tingkat internasional.











Leave a Reply