
Universitas Fort De Kock (UFDK) Bukittinggi kembali memperkuat komitmennya dalam membangun jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia. Kegiatan strategis ini menjadi salah satu langkah penting UFDK dalam memperluas kolaborasi akademik dan kelembagaan di tingkat internasional.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada 19 Juli 2026 bertempat di Kampus Gong Badak, Kuala Nerus, Malaysia. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam berbagai bidang yang saling mendukung.


Universitas Fort De Kock Bukittinggi diwakili langsung oleh Rektor UFDK, Prof. Dr. Hj. Evi Hasnita, S.Pd, Ns, M.Kes, dalam agenda penandatanganan kerja sama tersebut. Sementara itu, pihak Universiti Sultan Zainal Abidin diwakili oleh Prof. Dato’ Dr. Fadzli bin Adam selaku Naib Canselor UniSZA.
Dokumen Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bentuk kesepakatan dan komitmen bersama dalam mengembangkan hubungan kelembagaan yang saling memberikan manfaat. Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kerja sama yang telah dibangun.
Kerja sama antara UFDK dan UniSZA diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif di masa mendatang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta kegiatan akademik lainnya yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kedua institusi.


Bagi Universitas Fort De Kock Bukittinggi, terjalinnya kerja sama dengan UniSZA merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas akademik dan meningkatkan eksistensi perguruan tinggi di kancah internasional. Melalui kerja sama ini, UFDK terus mendorong terciptanya peluang bagi sivitas akademika untuk memperoleh pengalaman, wawasan, dan jejaring global yang lebih luas.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, Universitas Fort De Kock Bukittinggi dan Universiti Sultan Zainal Abidin diharapkan dapat terus memperkuat hubungan kelembagaan serta merealisasikan berbagai bentuk program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih erat untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi dan memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi.




