Universitas Fort De Kock (UFDK) Bukittinggi melalui Fakultas Ilmu Kesehatan sukses menyelenggarakan **Seminar dan Workshop Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Fort De Kock Bukittinggi** pada tanggal **1–2 Agustus 2026** di Hall Universitas Fort De Kock. Mengangkat tema **"Transformasi Pelayanan Kesehatan Terintegrasi, Penguatan Emosi, Praktik Holistik, dan Hilirisasi Bahan Alam Menuju Daya Saing Global"**, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, serta akademisi untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.
Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan konsep yang saling melengkapi. Hari pertama diisi dengan seminar nasional yang menghadirkan berbagai narasumber berpengalaman dari dunia akademik maupun praktisi kesehatan. Sementara itu, hari kedua dilanjutkan dengan workshop interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami materi melalui praktik, diskusi, dan studi kasus sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diaplikasikan dalam dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.
Seminar nasional menghadirkan enam narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu **Dr. Ns. I Wayan Suardana, S.Kep., M.Kep.**, **Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Psi., Ph.D.**, **Prof. Dr. Apt. Yandi Syukri, S.Si., M.Si.**, **Sufendi Tjuatja (Mr. Cjai), Dr., Bdn., Teni**, **Nurlatifah, HR., S.ST., M.Keb.**, serta **Assoc. Prof. Dr. Apt. Kintoko, M.Sc.** Keenam narasumber menyampaikan berbagai perspektif mengenai penguatan sistem pelayanan kesehatan, kesehatan mental dan emosional, praktik pelayanan holistik, hingga pengembangan dan hilirisasi bahan alam sebagai potensi unggulan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Seminar dan workshop ini diikuti oleh **lebih dari 1.000 mahasiswa**, baik yang hadir secara langsung di Hall Universitas Fort De Kock maupun yang mengikuti secara daring melalui platform Zoom. Kehadiran peserta dari berbagai program studi menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap isu-isu strategis di bidang kesehatan dan pentingnya pembelajaran lintas disiplin ilmu.
Selama sesi seminar, para peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai berbagai tantangan pelayanan kesehatan saat ini, mulai dari integrasi layanan kesehatan, penguatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan inovasi berbasis penelitian, hingga pemanfaatan sumber daya alam Indonesia sebagai produk kesehatan yang memiliki nilai tambah. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan oleh narasumber maupun peserta.
Memasuki hari kedua, workshop menjadi ruang pembelajaran yang lebih aplikatif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pemateri melalui simulasi, praktik, dan pembahasan studi kasus sesuai bidang keahlian masing-masing. Suasana workshop yang interaktif membuat peserta lebih mudah memahami implementasi materi yang telah dipaparkan pada sesi seminar sehingga mampu meningkatkan keterampilan profesional yang dibutuhkan di dunia kerja.
Melalui penyelenggaraan seminar dan workshop ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Fort De Kock kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan akademik yang berkualitas serta relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya universitas dalam membangun budaya akademik yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Keberhasilan penyelenggaraan Seminar dan Workshop Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Fort De Kock Bukittinggi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta serta menjadi langkah strategis dalam mendukung visi Universitas Fort De Kock sebagai perguruan tinggi yang **berdaya saing global**. Melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa, UFDK terus berkomitmen melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pelayanan kesehatan di Indonesia maupun di tingkat internasional.